kemarin diwaktu paman sam merayakan ulang tahunnya entah yang keberapa
kubeli buah cherry dari sebuah jerih payah tak kenal hati
ingin menikmatinya dikala hari terik menghanguskan jiwa
dalam dekapan merah cherry manisku
kubawa buah cherry ku dalam kereta pagi keberdayaanku
menyusuri rel hidup jati diri sebuah besi
mnyingkap panas dinginnya sebuah alur
tapi......
tapi....................
tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii......................
tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..........................
buah cherryku hilang dalam perjalanan kereta siangku
melindas panasnya alur rel fatamorgana
melepuhkan hati yang baru saja lepuh
kereta siang kembalikan buah cherryku
kembalikan merah manis buahku
aku....
aku ..........
aku ingin buah Cherrrrrykkuuuuuuuuu
kembalikannnnnnnnnnnnnn
kutungggu
di persimpangan rel masa depanku